[ O n e i ]

memandang melihat memperhatikan

Teknologi Plasma pada Mobil Atasi Pencemaran Udara

Posted by Onei Hercuantoro pada Juni 5, 2008

fisik@net – http://www.fisika.net
yun (Kompas)

Upaya mengurangi emisi gas-gas beracun dari kendaraan bermotor ditempuh bukan hanya melalui penggunaan bahan bakar ramah lingkungan, melainkan juga dengan mengembangkan teknologi proses pembakaran yang bersih.

Peneliti dari Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Diponegoro (Undip), Dr Muhammad Nur, melalui penelitiannya sejak tujuh tahun lalu, berhasil mengembangkan dan menerapkan teknologi plasma pada kendaraan bermotor. Penemuan ini telah terdaftar di Direktorat Hak atas Kekayaan Intelektual Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Saat ini, hasil penemuannya-berupa reduksi emisi gas buang dengan teknologi plasma dingin-telah menarik minat sebuah produsen knalpot untuk bekerja sama dalam pengembangan lebih lanjut pada skala pabrik atau diproduksi secara massal.

Hal ini diungkapkan Dr Lisminto dari Masyarakat Penemu Indonesia dalam workshop Manajemen Komersialisasi Hasil- hasil Riset dan Teknologi di Jakarta, Selasa (15/2).

Ditambahkan oleh Muhammad Nur, selama setahun ini melalui Program Katalis Teknologi dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi, teknologi plasma yang dipasang pada kendaraan minibus akan diuji lapangan atau dioperasikan di jalan-jalan di Serpong, Banten; dan Semarang, Jawa Tengah.

Pengujian lapangan selama setahun itu dimaksudkan untuk menetapkan standar produk tabung atau reaktor plasma tersebut. Penetapan standar akan dilakukan Departemen Perindustrian.

“Saat ini desain reaktor plasma dibuat untuk kendaraan minibus. Untuk selanjutnya, rancang bangun komponen tersebut akan dibuat untuk berbagai jenis kendaraan bermotor, mulai dari sepeda motor hingga bus,” kata Muhammad Nur, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Lembaga Pengabdian Masyarakat Undip.

Sejauh ini hasil pengujian di laboratorium menunjukkan, gas buang sisa pembakaran bahan bakar minyak pada mesin dapat direduksi hingga 85 persen. Gas yang terdiri atas oksida-oksida nitrogen (NOx), karbon (Cox), dan sulfur (Sox), hidrokarbon (HC)-dikenal sebagai gas-gas yang memberikan efek rumah kaca di atmosfer hingga meningkatkan suhu di bumi-lewat tabung plasma terionisasi menjadi radikal bebas. Gas-gas itu kemudian saling berikatan hingga keluar dari knalpot berupa debu aerosol, yang terdiri atas amonium karbonat dan amonium sulfat.

“Senyawa ini tidak beracun, bahkan dapat bermanfaat sebagai pupuk,” kata Muhammad Nur selaku Kepala Laboratorium Aplikasi Radiasi dan Rekayasa Bahan Undip.

Selama ini, uji coba memang masih terbatas pada kendaraan bermotor dalam kondisi statis. Hasilnya, kinerja reaktor plasma stabil dengan arus listrik yang dibangkitkan dari pengapian pada kendaraan sendiri. Pada reaktor generasi terdahulu yang dikembangkannya, listrik dari sumber listrik PLN.

Sistem yang dipasang di antara knalpot dan mesin ini akan ditingkatkan optimasi ukuran dan kemampuannya mereduksi gas-gas rumah kaca. Saat ini, dengan menambahkan katalis korverter antara reaktor plasma dan knalpot, reduksi gas tersebut dapat mencapai 100 persen sehingga emisinya jauh lebih bersih.

Menurut dia, teknologi plasma untuk kendaraan bermotor belum dilakukan para peneliti di negara lain. “Jepang saja baru memulai riset untuk tujuan industri,” urai Muhammad Nur, yang meraih doktor bidang fisika plasma dari Universite Joseph Fourier, Perancis.

Sumber : Kompas (17 Februari 2005)
revisi terakhir : 21 Oktober 2005

Satu Tanggapan to “Teknologi Plasma pada Mobil Atasi Pencemaran Udara”

  1. J.Nur said

    http://www.gogreenbryna.ffividio.com, bisa menjadi solusi cepat dan tepat to mengatasi pencemaran udara. tq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: