[ O n e i ]

memandang melihat memperhatikan

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘reaktor plasma’

Ironman

Ditulis oleh Onei Hercuantoro di/pada Juni 5, 2008

Tony Stark seorang pengusaha jenius Amerika Serikat dan pemilik teknologi senjata Stark Industries. Suatu saat diserang kelompok teroris bersenjata yang akhirnya membuat Tony harus dioperasi khusus karena bom yang meledak tepat di depan tubuhnya menyisakan serpihan kecil di sekitar jantungnya yang sewaktu-waktu bisa menusuk jantung dan membuat dia tewas jika serpihan bom tersebut tidak bisa dicegah. Beruntung Tony ditolong oleh seorang ilmuwan kaki tangan teroris, yang memasangkan unit magnet listrik yang fungsinya mencegah serpihan bom tersebut menusuk ke jantung Tony.

Magnet dipasang di dekat jantungnya dengan cara membedah dada Tony, dari situ magnet dialiri listrik yang dihubungkan dengan kabel yang tersambung dengan Batere Aki.

Karena ketergantungan dengan batere aki maka Tony berinisiatif menciptakan alat pembangkit listrik mini yang bisa dipasang di dadanya sehingga Tony sudah tidak perlu lagi menenteng2 kotak aki.

So… pembangkit listrik mini apa nih?
Dari pengamatan saya di layar lebar sih memang tidak masuk akal sih…
BIsa dibayangkan suatu benda berbentuk silinder berdiameter 6 cm dan tingginya hanya 2,5 cm kok bisa membangkitkan listrik yang bisa bertahan sampai 50 tahun (pernyataan Tony)

Yang membuat saya tertarik menelaah lebih jauh adalah konsep pembangkit listriknya, yang bisa saya asumsikan pembangkit listrik tanpa biaya alias Free Energy

Tony menyebut pembangkit listriknya sebagai reaktor mini, dimana yang versi besarnya juga sudah dia bangun di pabrik senjatanya di Amerika Serikat. Saat melihat adegan lain di film Iron Man ini saya perhatikan bentuk reaktor pembangkit listriknya yang versi besar, kalau melihat bentuk dan cahayanya saya langsung berkhayal bahwa ini reaktor dengan tenaga plasma. Dengan sumber energi inilah Tony Stark berubah wujud menjadi Ironman yang memberantas kejahatan.

Konsep pembangkit listrik tenaga plasma sebenarnya terbilang simpel. Menurut referensi yang pernah saya baca dan penjelasan dari beberapa ahli plasma yang saya temui. Pada dasarnya membangkitkan plasma itu hanya membutuhkan tenaga listrik dengan daya yang relatif kecil yaitu sekitar 50 watt-500 watt.

Dari hasil riset bisa didapatkan bahwa dengan input 50 watt listrik PLN bisa menghasilkan daya output sampai lebih dari 25.000 watt. Persoalan yang ada sekarang daya output yang sangat besar tersebut aplikasinya sebagian besar hanya untuk memotong logam (Plasma Cutting). Mengapa hanya sampai disitu? Memang kenyataannya energi plasma yang sangat besar tersebut belum bisa ditangkap dengan baik.

Konsep impian saya mengenai plasma ini adalah keinginan saya untuk menangkap energi plasma tersebut. Gambarannya adalah sebagai berikut:

  1. Listik PLN 50 watt masuk ke unit plasma generator
  2. dari plasma generator listrik dialirkan ke ignition coil
  3. selanjutnya plasma dilepas melalui busi atau plat karbon
  4. diujung busi atau plat karbon tersebut dipasang unit plasma capture untuk menangkap energi yang terlepas ke udara
  5. dari unit plasma capture akan terkumpul dan terbentuk aliran listrik yang besar tegangan 250 volt, kuat arus sekitar 100 ampere.
  6. dipasang trafo DC untuk mengkonversinya menjadi arus 10 ampere
  7. output dari trafo disambungkan ke DC to AC inverter
  8. selanjutnya listrik output inverter sudah siap untuk keperluan rumah tangga sekitar 2500 watt
  9. dari output tersebut diambil dengan loop sebesar 50 watt untuk supplay listrik plasma generator
  10. akhirnya impian saya terwujud, listrik gratis nih…

Sudah deh berkhayalnya donk…

Ditulis dalam Energi | Bertanda: , , , | Leave a Comment »