[ O n e i ]

memandang melihat memperhatikan

Pompa Air Tanpa Bahan Bakar & Motor Listrik

Posted by Onei Hercuantoro pada Desember 3, 2008

Made In Tambakboyo

HydramKebanyakan masyarakat Dukuh Karanganyar  yang merupakan wilayah Desa Tambakboyo dan berbatasan dengan Desa Bawen adalah Petani dimana pengairan adalah hal yang penting untuk sawah yang diambilkan dari beberapa mata air dan sungai yang ada. Namun saat kemarau tiba hanya terdapat 2 mata air yang dapat dimanfaatkan oleh warga yaitu dari Kali Jengking dan dari mata air Sumber, sehingga ketika kemarau tiba 2 sumber ini merupakan tempat antrian warga untuk mendapatkan air bersih. Sejak dua tahun yang lalu, masyarakat membentuk sebuah kelompok untuk berusaha mencari jalan keluar terhadap permasalahan tersebut. Dari beberapa rancangan yang telah disusun warga seringkali kurang berhasil karena terbentur oleh biaya pengadaan dan perawatan yang tinggi jika menggunakan pompa listrik atau mesin disamping keselamatan alat–alat tersebut karena lokasinya yang jauh dari rumah warga.

Dalam usaha mencari solusi itulah masyarakat berdasarkan keahlian masing-masing mencari jawaban terhadap permasalahan tersebut dan diantara warga terdapat seorang pemuda bernama Legimin (30 tahun) yang bekerja sebagai mekanik pada bengkel milik Bpk. Pujiono (pendiri Pondok Pesantren Miftakhul Jannah) melihat dan merenungkan bagaimana kebutuhan air di Pondok Pesantren yang cara penyaluran airnya dari sumber air di pegunungan menuju Pondok Pesantren melalui pipa-pipa hidrant layaknya Pipa PDAM dapat berfungsi dengan baik padahal semuanya merupakan buatan sendiri.

Maka, Legimin bersama empat orang rekan kerja di bengkel berdasarkan permasalahan di lingkungannya mencoba merakit sebuah alat pompa tanpa bahan bakar ataupun motor listrik namun memanfaatkan sistem kapilerisasi yang memanfaatkan tenaga air itu sendiri yaitu efek water hammer yang terjadi karena perbedaan ketinggian antara sumber air dengan pompa untuk memompa air ke tempat yang lebih tinggi. Sayangnya sudah 5 bulan mereka mencoba masih saja belum dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan, akan tetapi setelah alat tersebut mereka padukan dengan sistem pemompaan pada pompa air “Dragon”  maka alat tersebut dapat difungsikan dalam kapasitas yang kecil namun belum difungsikan secara nyata dilapangan karena terbenturnya dengan dana.

Kemudian pada bulan Mei 2007 dimana ketika Program PNPM – P2KP masuk ke Desa Tambakboyo, dan dilaksanakan Pemetaan Swadaya di Dukuh Karanganyar, masyarakat terlontar kembali permasalahan kebutuhan air yang telah 2 tahun ini belum dapat terealisasi . Kemudian ketika wacana ini dimasukkan kedalam PJM Pronangkis “BKM Anugrah Sejati“, maka oleh Pak Paiman (Anggota BKM terpilih dari warga RW V) bersama dengan masyarakat mencoba untuk mengangkat kembali Kelompok Masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan air yang dulu pernah dibentuk. Setelah bermusyawarah berkali-kali, masyarakat memberi nama Kelompok ini dengan nama KSM Asoka dengan Pak Kusnadi sebagai Ketua, Pak Legimin sebagai mekanik dan Pak Komari sebagai Pelaksana Lapangannya.

Alhasil setelah kegiatan KSM Asoka sebagai Prioritas utama dalam Bappuk I, Pak Legiman diberi mandat oleh warga untuk membuat kembali alat pompa tersebut dengan skala yang lebih besar dan bentuk yang lebih sempurna dibandingkan dengan percobaan-percobaan yang selama ini telah dilakukan. KSM Asoka selanjutnya segera merencanakan biaya pembuatan alat Pompa beserta dengan instalasi pipa dan bangunan-bangunan penunjang lainnya sehingga diharapkan Pompa yang terbuat nantinya dapat melayani kebutuhan air bersih wilayah RW V atau mungkin termasuk warga sekitarnya. Skema dari sistem adalah sebagai berikut:

 

 

TowerDari 2 sumber yang ada, yaitu dari Kali Jengking (A1) dan Sumber (A2) ditampung kedalam Bak Penampung (B) dengan pipa diameter 2 “
Dari Bak Penampung (B) dialirkan ke pompa yang memilihi beda tinggi sekitar 2 m supaya air dapat mendorong ke Pompa (C) dengan pipa diameter 3 “. Pompa (C)  dengan memanfaatkan efek water hammer, memompa air yang masuk dan menekan keatas melalui pipa diameter 1,5 “ (dari sistem pemompaan ini hanya 40% air keluar sedangkan 60% berada didalam tabung untuk menekan keatas melalui pipa 1,5 “)
Kemudian air yang menyembur keatas dialirkan melalui pipa diameter 1,5 “ menuju Tower (D) yang berada lebih dari ±200m dari pompa Hydram (beda tinggi ±20m). Ukuran tower 1×1 m2 dengan ketunggian 3 m diatas tanah. Selanjutnya dari tower dibagi menjadi 3 buah Bak Penampung (E1, E2 dan E3) ke wilayah RT masing-masing di wilayah RW V :
– Menuju ke bak penampung wilayah RT 01 berjarak 30 m
– Menuju ke bak penampung wilayah RT 02 berjarak 448 m
– Menuju ke bak penampung wilayah RT 03 berjarak 150 m

 

Bak PenampungPada tiap-tiap RT, bak penampung berukuran lebar 1m, panjang 3m dan tinggi 2m menggunakan tanah warga yang telah dihibahkan dengan berdiri diatas tanah berukuran 2x3m. Meskipun jaraknya berjauhan akan tetapi pompa ini berhasil menaikkan air hingga ke tower meskipun beda tinggi pompa dengan lokasi tower sekitar ±20m. Diharapkan pompa ini dapat dimanfaatkan oleh 108 KK atau 709 orang di wilayah warga RW V yang hampir 80% nya dibawah garis kemiskinan. KSM Asoka dalam perhitungannya, dari pembuatan Pompa yang terdiri atas :
– Pipa besi diameter 6 “ dengan ketebalan 4-5 mm untuk tabung utama
– Plat landas sebagai pemisah tabung dengan pipa di bawah tabung ataupun di bawah plat pompa.
– Klep pipa dari ban mobil bekas yang berbantuk melengkung.
– Pipa besi 4 “ untuk menyambung ke pipa tandon air 
– Pipa besi melengkung yang berada di bawah tabung yang sebelumnya hanya pipa rata.
– Dan alat-alat kecil penunjang lainnya.

Memanfaatkan dana sekitar 4,5 rupiah untuk pembuatan pompa hydram, ditambah dengan Tower Air dan Bak Penampung beserta dengan pipa-pipa yang lebih dari 500 meter, KSM Asoka menggunakan dana dari BLM sebesar Rp 22.500.000,00 dengan swadaya masyarakat berupa tenaga dan lain-lain sebesar Rp. 12.400.000,00 sehingga total kebutuhan dana keseluruhan sebesar Rp. 34.900.000,00. Bagi mereka ide pelaksanaan pompa ini merupakan suatu awal dan jika berhasil maka akan ditularkan kepada RW sekitar yang mengalami permasalahan yang sama.

Sumber : http://www.kmwjateng.net/best-practice/pompa-hydram-made-in-tambakboyo

About these ads

25 Tanggapan to “Pompa Air Tanpa Bahan Bakar & Motor Listrik”

  1. muhamad ramdah said

    minta sketsa/denah cara buat pompa hidram supaya bisa di masyarakatkan,utk kesehata&kesejahteraan masyarakat

  2. dodi said

    nyontek sommerfield punya ini mah, ………..parah, ga keren bung

    • jenggot said

      Wahai anak kota…yang gak butuh air…
      butuhnya arak…tuak…dan segala jenis air api…
      yang bisa bikin otak terbakar…jadi gak perlu mikir

  3. tolong pak Dodi bisa bersikap yang optimis untuk kemajuan bangsa

    untuk pak ramdah mengenai sketsa/denah silakan kontak:
    OTODA Workshop & Office : Jl. Parasamya 48 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta
    Telp/Fax: +62 0274 – 868442

    CP:
    Budi :0274-7004804,08562944387
    Jarot:0274-7841218,081392186799

    atau kunjungi website : http://pompahydram.blogspot.com/

    • Yeki Rr said

      dua jempol u bpk, kalau ada temuan” lain u kmajuan yg tdk merusak lingkungan lainx tolong di upload y pak. salam suksess slalu

  4. DESTRI said

    Dari manapun asalnya, walaupun menyontek/mencontoh/terinpirasi dari ide/ciptaan orang lain. Tapi kita berusaha menerapkan sesuai kondisi dan kebutuhan yang ada dan itu sudah berhasi. Itu merupakan pencapaian yang luar biasa dan patut dihargai setinggi-tingginya. Salut untuk team yg sdh merealisasikan pompa ini, dan Sontoloyo buat dodi yang sudah bikin komentar kampungan.

  5. siddiqpoltek said

    nama saya siddiq dari politeknik negeri malang, yang saya tanyakan bagaimana menentukan jenis motor listrik yang digunakan untuk mengangkat air kedalam tandon yg jaraknya dari tanah 75 meter, kampung saya airnya melimpah, tapi sayang pompa air biasa tidak bisa mengangkat air dari sumur2 kami, mohon balasannya dikirim ke revo_platinumsilver@yahoo.com, terima kasih

  6. ahmad said

    mas.saya minta denah sketsa utk membuat pompa tersebut.ya mas.thanks be fore.

  7. asep Teguh Sukmapriadi said

    assalamu’alaikum

    Wah makasih banget nih mas yang punya blog ini video hydram home made buatan saya nongol disini…

    @pak dodi… mencontek dan mengaplikasikan kayanya beda deh pak….
    tapi ini memang teknologi renewable energy yang banyak orang kenal… yang saya kaji waktu itu ada fenomena water hammer yang cukup dahsyat didalam alat ini pak…
    setahu saya sommerfield juga bukan pemiliki paten teknologi ini… mungkin sommerfield hanya memiliki paten dari konstruksi model/prototipe yang mereka buat (atau pasarkan)..

    kita juga kan tidak bisa berasumsi bahwa honda, suzuki, mercedez, dll.. saling mencontek satu sama lain.. toh mereka juga sama-sama membuat mesin (contoh yang mesin bensinnya)… padahal kita tau yang membuat mesin besin awalnya adalah si Mbah Otto…

    however, makasih mas yang udah bikin blog… moga-moga aja tabungan saya bisa cukup buat alat-alat yang lain yang suka bidang renewable energy or mungkin hydram mungkin bisa diskusi lain waktu.. email saya : sukmapriadi@gmail.com
    or 081369242242

    Wassalamu’alaikum

    • @Pak Asep
      sebelumnya saya mohon maaf karena tanpa ijin memuat tentang pompa hydram
      pada dasarnya saya ikut bangga karena metode water hammer akhirnya bisa diaplikasikan dengan sukses…

      Salam

      • asep Teguh Sukmapriadi said

        walah ya nggak apa-apa mas… semoga bermanfaat….

        wah kyknya kapan-kapan saya jadi tertarik nge-blog lagi nih mas….

        makasih mas.. saya baca blog ini saya jadi pengen buat blog lagi… nice inspiration..

  8. andhika said

    Assllmlkm….
    pak seandainya pompa hidram ini untuk menaikkan air dari dalam tanah apakah mungkin. Seandainya ditambah dengan penggunaan motor listrik untuk start awal???
    Terimakasih….

  9. Baju Batik said

    Ide brilian. Salut deh saya mah. Pengen coba bikin di desa saya. :)

  10. aziz said

    makasih mas atas kerja kerasnya dalam penerapan idenya, walaupun kt orang nyontek karya orang yg penting misi demi kemaslahatan bersama lebih utama dari pada berkarya demi kepentingan dan kekayaan pribadi,salam sukses dan maju bersama sebagai wujud sifat asli bangsa kita tumbuh dan berkembang bersama,semoga bisa di kembangkan ide2 kreatif spt ini utk kedepannya.
    maaf mas,bisa kirimkan skema / gambar tekniknya ke email saya:
    az.izan@yahoo.com
    trims…

  11. luqman al hakim said

    assalam….. saya mau bertanya,, apakah bisa membuat pompa air tanpa menggunakan listrik/motor tapi menggunakan tekanan udara.

  12. [...] onei97.wordpress.com [...]

  13. [...] onei97.wordpress.com [...]

  14. [...] onei97.wordpress.com [...]

  15. [...] onei97.wordpress.com [...]

  16. [...] onei97.wordpress.com [...]

  17. [...] onei97.wordpress.com [...]

  18. Adul Pram said

    Salam kenal , klonya boleh saya minta daftar bahannya dan cara pembuatannya, terima kasih
    mohon dibalas

  19. [...] onei97.wordpress.com [...]

  20. [...] onei97.wordpress.com [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: