title : Ingatkan Polisi yang SMS-an Saat Bermotor, Mahasiswa Yogya Malah Dipukuli
summary : Sungguh sial nasib Mashono Rio Kertonegoro. Maksud hati ingin mengingatkan seorang polisi yang sedang ber-SMS ria saat mengendarai motor, mahasiswa UAD itu malah dipukuli hingga babak belur. Rio harus menginap di rumah sakit empat hari. (read more)
detikcom : Ingatkan Polisi yang SMS-an Saat Bermotor, Mahasiswa Yogya Malah Dipukuli
Posted by Onei Hercuantoro pada Agustus 25, 2010
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Di menara jamsostek
Posted by Onei Hercuantoro pada Juli 9, 2009
01072009(003)
Ditulis dalam Energi | Tinggalkan sebuah Komentar »
KREATIF DI SAAT SULIT; Hydrocarbon Crack System, Alat Penghemat BBM
Posted by Onei Hercuantoro pada September 4, 2008
Sumber : http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=166091&actmenu=36
06/06/2008 08:25:14 KENAIKAN harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tinggi dan menyulitkan warga ternyata memicu seseorang untuk kreatif. Salah satunya orang yang kreatif dalam menciptakan alat penghemat bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor adalah Heri OM. Pria ini menyebut alat ciptaannya itu adalah Hydrocarbon Crack System (HCS).
Saat ditemui KR, di tempat kerjanya, Jalan Pringgokusuman GT 2/612, Kompleks Perumahan BTN, Kota Yogya, Kamis (4/6), Heri OM mengaku, alat ciptaannya mampu menghemat bahan bakar berkisar 50 hingga 90 persen tanpa panas mesin. Alat penghemat BBM ini menggunakan sistem hydrocarbon crack system (HCS) cukup terjangkau dan praktis.
Menurut Heri OM, HCS adalah alat yang dicipta memadukan sistem memecah atom hydrocarbon (bahan bakar premium atau pertamax) menjadi atom hydrocarbon (H2) dan carbon (C) dengan menggunakan pipa katalis yang dipanaskan. Panas luar dari mesin internal combustion (mesin kendaraan), yaitu panas blok mesin maupun knalpot yang mencapai temperatur hingga 400 derajat celcius dimanfaatkan untuk memformulasikan kerja alat.
Cara pengoperasionalan alat tersebut dengan mengisikan 300 cc premium ke dalam botol plastik, yang disalurkan ke intake karburator melalui pipa katalis yang bisa memecah premium menjadi hydrogen rich dan mengisap unsur partikel carbon, sehingga pada knalpot atau gas buang menghasilkan carbon monoksida bisa berkurang secara signifikan dan hydrogen sebagai penambah oktan pada kendaraan tersebut.
“Dengan hydrocarbon crack system anda bisa menghasilkan hydrogen (H2) sampai 3-5 liter per menit H2. Penghematan di sini lebih pada bagaimana memadukan akselerasi tarikan gas untuk menghasilkan tenaga maksimal dengan penggunaan bahan bakar seirit mungkin,” kata Heri. Alat ini hanya Rp 75 ribu dengan ongkos pasang. (Agus Suwarto)-f
Ditulis dalam Energi, Teknologi | Bertanda: Alat Penghemat BBM, Hydrocarbon Crack System, Hydrogen | 20 Komentar »
Penemu Beras Merah Putih
Posted by Onei Hercuantoro pada Juli 8, 2008
Ngobrol dengan Penemu Beras Merah Putih LAKI-LAKI setengah baya itu duduk di kursi kayu berajut rotan. Sorot matanya sayup, kelopak sipit, seperti orang mengantuk. Artikulasi bicaranya kurang jelas, sedang sariawan. Tapi pancaran wajahnya masih kentara, dia berdarah biru. Tak salah, pria itu adalah salah satu cicit Sultan Hamengku Buwono VII. Kulit sawo matang, rambut memanjang sebahu. Kumis yang tak begitu lebat dibiarkan melengkung. Dialah BSW Adji Koesoemo (43), seorang pegiat pertanian di Yogyakarta.
Sekilas, dia orang biasa-biasa saja. Namun karya-karya penemuannya cukup menakjubkan. Di antaranya dia membudidayakan beras dwiwarna, merah putih, kemudian memproduksi minyak bahan bakar alternatif berbahan baku biota laut plankton, dan kendaraan panser bertenaga listrik.
Ikhwal beras dwiwarna, satu butir padi terdiri atas dua warna, putih dan merah, seperti bendera Indonesia ditemukan Adji Koesoemo bersama Hertanto. Awalnya memang bukan penelitian ilmiah, tetapi lebih pada keajaiban. Mereka mendapatkan buliran padi tersebut
dari penduduk yang menemukan di bawah reruntuhan candi di kawasan Klaten, 16 Februari 2006. . Beras ini diduga berasal dari sekitar abad VII. “Saat ditemukan wujudnya sudah beras, bukan bentuk padi. Saya merasa terkejut, kok bisa, warnanya separuh merah, separuhnya lagi putih,” papar mantan aktivis mahasiswa itu pada acara penyerahan bibit padi varietas Merah Putih RI-1 bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X, Walikota Salatiga, John Manoppo kepada petani Salatiga di rumah makan Jolgo Murni Jalan Kartini, Salatiga, Jawa Tengah, baru-baru ini. Beras merah putih, kata Adji memiliki kandungan yang lebih baik dibandingkan beras putih atau merah biasa. “Beras Merah putih sangat mendukung pertumbuhan anak-anak karena zat besinya tinngi. Juga mendukung kecerdasan anak-anak, dan untuk orangtua mencegah tidak mudah pikun karena zat besinya tinggi. Dan bagi penderita diabetes tidak masalah karena karbohidartnya rendah,” kata ayah dari tiga anak jebolan FakultasFilsafat UGM itu. Kandungan zat besi (ferro = Fe) beras merah putih adalah 4,61 mg/100 gram, sedangan beras putih hanya 0,13 mg, dan beras merah tidak terdeteksi. Kandungan zat seng (Zinkum=Zn) 8,30 mg/100 gram, sedangak beras putih 0,6 dan beras merah tidak terdeteksi. Kandungan karbohidrat, ujar Adji, paling rendah yakni 71,34 persen sedangkan beras putih 80 persen dan beras merah biasa 75 persen. Manusia membutuhkan banyak zat di antaranya zat besi, zat seng , karbohidrat. Menurut Data Balai Penelitian tanaman Padi, kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia, sedangkan kekurangan zat seng menghambat pertubumbuhan pada bayi, mengganggu imunitas dan menghambat penyerapan zat besi. Dewasa ini diperkirakan lebih dari 50 persen wanita hamil dan 40 persen anak sekolah di Asie menderita anemia yang dikaitkan akibat kekurangan zat besi dalam tubuhnya. Padahal zat-zat itu dapat diperoleh pada makanan berbahan baku beras atau tepung beras. Suami dari drg Evi Herati ini menamai beras Merah Putih RI-1, karena beras ini mirip dengan bendera Republik Indonesia. Dia berharap, mudah-mudahan ke depan Indonesia berdaulat dalam pangan, tidak seperti kondisi saat ini menjadi negara pengimpor beras. Mengutip data BPS dan Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman (Gapmi), pada tahun 2007, 224,90 juta penduduk Indonesia membutuhkan beras 34,19 juta ton. Lahan areal pertanian seluas 11,59 juta hektar menghasilkan 34,31 jota ton beras, sehingga masih surplus 0,12 juta ton. Tahun 2008, diperkirakan minus 320 ribu ton beras, kemudian tahun 2010 minus 750 ribu ton, dan tahun 2020 minus 5,37 juta ton. Kekurangan ini disebabkan lonjakan jumlahpenduduk, sedangkan di sisi lain areal pertanian tidak bertambah atau bahkan berkurang. Adji, laki-laki kelahiran kelahiran Yogyakarta 4 November 1965. Dia adalah salah satu cicit Sultan Hamengku Buwono VII. Menurut Adji, saat beras Merah Putih ditemukan dua tahun lalu, berjumlah 160 butir. Selain beras ada juga jagung dan kacang hijau di dalamsatu wadah. Didorong rasa ingin tahu yang sangat tinggi, Adji pun mencari berbagai cara untuk melestarikan padi itu kendatipun, dengan spekulasi. Dia beserta kawannya bernama Hertanto, mereka memilah- milah beras yang masih tampak bagus, dan didapat 120 bulir yang masih memiliki mata beras. Untuk percobaan di bagi dua, 100 butirt ditanam telanjang atau polos apa adanya, sedangkan sisanya ditutupi media sekam padi rojolele. “Saya harap-harap cemas, ini bisa tumbuh apa tidak. Tapi menakjubkan, dari 120 yang ditanam ternyada ada 88 berkecambah, dan ada tujuh batang yang tumbuh dengan masing-masing dua anakan, jadi ada 21 batang padi. Semua saya juga cemas, karena sampai umur tiga bulan, tinggi padi hanya 5 cm, barulah umur limasetengah bulan terlihat tinggi dan berbuah. Dari 21 induknya dihasilkan 2.411 bulir padi yang kemudian dibudidayakan di 12 daerah,” kata Adji berseri-seri. Setelah dapat panen pertana, generasi kedua, beras merah putih dikembangkan di berbagai daerah seperti Kediri, Sumenep, Pati, Banyumas, Sabdodadi-Bantul, Banjarnegara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Bali, untuk dibudidayakan. bahkan saat ini, sudah dikembangkan di 230 titik di berbagai provinsi. Selain kelebihan dalam kandungan zat-zat yang dibutuhkan manusia beras merah putih dibandingkan beras biasa, Adji mengatakan, beras ini lebih tahan terhadap hama. Karena pengembangbiakannya adalah organik, tanpa menggunakan puku-pupuk kimia, atau pestisida. “Dengan menanam padi Merah putih, saya sekalian mengimbau agar petani ktia jangan menanam opadi hibrida. Sebab dengan padi hibrida varietas baru selalu dikuti hama baru. Jangan-jangan dengan hama baru, eksportir akan memasukkan pestisida dagangannya, ” pinta Adji. (persda network/domuara ambarita/IGN sawabi)
Posted by domu.damians-ambarita.blog at 00:12
Ditulis dalam Teknologi | Bertanda: Adji Koesoemo, bahan bakar nabati, beras, merah putih, sultan | 2 Komentar »
Panser dan Mobil Listrik Made In Yogya
Posted by Onei Hercuantoro pada Juli 8, 2008
sumber berita & foto : http://maulhayat.blogspot.com/2008/05/panser-dan-mobil-listrik-made-in-yogya.html
PANSER + Mobil LISTRIK - Prototype Panser dan mobil listrik yang didisain oleh Bung AK dan disuport oleh Sekolah Tinggi Angkatan Laut Surabaya saat diperkenalkan ke publik di acara 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional di halaman Jogja Expo Centre, pada 20 Mei 2008. Bung AK (berbaju merah saat melepas panser listrik tersebut.
PENEMU bahan bakar berbahan baku plankton yang dinamai Bahan Bakar Nusantara asal Yogyakarta, BSW Adji Koesoemo, akrab dipanggil Bung AK yang Sabtu kemarin (14/5) diberitakan pernah didatangi seorang anggota tentara pemerintah RRC berpangkat Kolonel untuk diajak mengembangkan temuannya ke Cina berhasil mengembangkan prototype Panser listrik.
Prototype Panser Listrik yang mendapat bantuan dari Sekolah Tinggi Angkatan Laut (STAL) Surabaya itu diperkenalkan ke publik beberapa hari lalu bersamaan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Reformasi dan 10 Tahun Reformasi di Gedung Jogja Expo Center (JEC).
Bukan hanya Panser Listrik, Bung AK bersama Tim Indonesia Bangkit yang dipimpinnya juga memperkenalkan mobil berbahan energi listrik non generator di depan seribuan warga Yogya yang mengikuti senam sehat yang digelar Tim Indonesia Bangkit di JEC. Keunggulan panser listrik maupun mobil berbahan bagi energi listrik tersebut tertenaga listrik yang tidak perlu lagi dicas, tetapi energi listrik jalan terus yang cara kerjanya mirip dengan kerja dinamo untuk menghasilkan lampu pada sepeda onthel.
“Meski masih belum sempurna, ke depan Panser Listrik ini akan kami kembangkan menjadi kendaraan taktis (rantis) untuk operasional TNI/Polri agar kedaulatan pertahanan dan keamanan bisa terwujud di bumi pertiwi ini,” tegas Bung AK di sela-sela memperkenalkan prototype Panser Listrik yang dikerjakan selama sebulan, yang dibantu pihak STAL untuk perlengkapan persenjataan meriam berbasis komputer.
Selain itu, kata Bung AK kepada Tribun Batam Sabtu (22/5) rantis yang listriknya tidak perlu di charge lagi bisa dipakai untuk keperluan lain selain untuk menjalankan rantis. Karena listrik yang dihasilkan pada rantis mencapai 40.000 watt. Misalnya untuk perbaikan jembatan yang putus, listrik pada rantis ini bisa dipakai untuk ngelas, bisa juga untuik ngejam sinyal HP, ht, saluran televisi Menyinggung pengembangan listrik non generator tersebut, salah satu cicit Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono VII ini mengaku sudah diujicoba dipakai untuk penerangan berkuatan 40.000 watt di Pesantren Istiqomah, Palbapang, Bantul, Yogyakarta.
“Obsesi saya dari Tim Indonesia Bangkit nantinya setiap Kepala Keluarga bisa mendapatkan daya 5.000 watt listrik non generator ini,” katanya.
Mengenai sosok Adjikoesoemo sebagai penemu BBM dari biota laut yang diberi nama Bahan Bakar Nusantara (BBN) pernah diberitakan Tribun edisi awal Desember 2007 lalu. Saat itu, tepatnya pada 29 November 2007 Bung AK melakukan sosialisasi BBN berupa bensin yang per liternya hanya Rp 1.500 di Gedung DPRD DIY, disaksikan Ketua Dewan DIY Djuwarto.
Namun sungguh disayangkan, pemerintah tidak meresponnya. Belakangan ini, kata Bung AK kepada Tribun kemarin, bebrapa tokoh politik dan pemerintah mencoba mendekati pihaknya dengan tujuan agar BBN bisa digunakan sebagai alat kampanye.
“Sudah tentu kami menolak secara tegas. Karena sejak awal telah kami sampaikan bahwanya BBN tidak akan kami produksi sendiri melalinkan akan kami serahkan kepada pemerintah yang betul-betul bisa kami percaya dan teguh memegang amanat untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Bung AK yang emoh disebut Superman karena kemampuannnya menciptakan berbagai produk unggulan strategis.
“Saya bukan Superman, tapi Supertim,” tukas Bung AK yang juga dikenal sebagai penemu padi beras merah putih yang kini bibitnya kini sudah disosialisasikan kepada para petani di berbagai daerrah.
Untuk mewujudkan semua obsesinya tersebut, penggagas gerakan Tim Indonesia Bangkit ini meminta dukungan masyarakat luas. Melalui konsep 5 Kedaulatan yang dikuasainya ia mengaku siap untuk maju ke kancah kepemimpinan nasional. Kelima konsep Kedaulatan itu meliputi Kedaulatan Pangan, Energi, Telekomunikasi, Uang, serta Kedaulatan Ketahanan dan Keamanaan Negara.(Tribun Batam/Ahmad Suroso)
Dimuat di Tribun Batam dan Kompas.com Senin, 26 Mei 2008
http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/26/22273886/panser.dan.mobil.listrik.made.in.jogja
Ditulis dalam Energi, Teknologi | Bertanda: JEC, jogja, mobil listrik, panser listrik | Tinggalkan sebuah Komentar »
Tips Supaya Aman dari Razia Software Bajakan di bandara
Posted by Onei Hercuantoro pada Juni 20, 2008
Tips instal software di laptop supaya aman dari razia software bajakan
sebelum memastikan menginstal software pastikan dulu kebutuhannya apa saja.
- Instal Windows XP yang versi resmi (official), caranya beli aja di toko komputer harga USD.80,-
- Pastikan kebutuhan anda apa saja, misal : mengetik, menghitung, presentasi, nonton film VCD/DVD, edit foto, mendengarkan musik, chatting, dll
- Untuk kebutuhan anda pastikan software tersebut harus berlisensi resmi
- Jika anda tidak ada anggaran untuk beli software berlisensi punya Amerika yang kapitalis itu, sebaiknya memanfaatkan software gratis saja yang sudah punya kemampuan hampir setara software berlisensi
- Download gratis software aplikasi di website freeware ataupun opensource, misalkan:
- mengetik, menghitung, presentasi
Openoffice : mirip Ms.Office : http://www.openoffice.org/ - nonton film VCD/DVD
Windows media player : udah ada bawaan dari WinXP nya
Miro : http://www.getmiro.com/
VLC : http://www.videolan.org/vlc/
MPlayer : http://www.mplayerhq.hu/design7/dload.html
Media Player Classic : http://sourceforge.net/project/showfiles.php?group_id=82303&package_id=84358&release_id=403110
QuickTime : http://www.apple.com/quicktime/download/
RealOne : www.real.com
DVD Ripping / Video : http://mediacoder.sourceforge.net/download.htm - edit gambar & foto
GIMP : mirip Adobe Photoshop : http://gimp-win.sourceforge.net/stable.html
Paint.NET : http://www.eecs.wsu.edu/paint.net/download.html
Lnkscape : http://www.inkscape.org/download.php
Blender : 3D modelling : http://www.blender.org/download/get-blender/ - mendengarkan musik
Windows media player : udah ada bawaan dari WinXP nya
Winamp : www.winamp.com
Musikcube: http://www.musikcube.com/ - hitung akuntansi
Turbocash : http://www.turbocash.co.za/
- browsing
Internet explorer : udah ada bawaan dari WinXP nya
Mozzila FireFox : http://www.mozilla.org/products/firefox/ - Burning CD & Backup
BurnAware Free Edition : http://www.free-codecs.com/download/BurnAware_Free_Edition.htm
Cobian Backup : http://www.educ.umu.se/%7Ecobian/cobianbackup.htm
Kalau sudah pakai WIndows XP official dan pakai software aplikasi dengan lisensi freeware/opensource, saya jamin laptop anda bakal aman untuk dibawa2 kemanapun tanpa takut dirazia
Semoga berguna..
Ditulis dalam Komputer | Tinggalkan sebuah Komentar »
Car that Runs on Water – Best Latest Invention 2008
Posted by Onei Hercuantoro pada Juni 18, 2008
Video Source : http://www.alternate-energy.net/Z/video/0/video/Japanese%20water%20powered%20car/bXrTTUktrkE.html
Car that Runs on Water – Latest Invention 2008 Tired of petrol prices rising daily at the pump? A Japanese company has invented an electric-powered, and environmentally friendly, car that it says runs solely on water. Genepax unveiled the car in the western city of Osaka on Thursday, saying that a liter (2.1 pints) of any kind of water — rain, river or sea — was all you needed to get the engine going for about an hour at a speed of 80 km (50 miles). “The car will continue to run as long as you have a bottle of water to top up from time to time,” Genepax CEO Kiyoshi Hirasawa told local broadcaster TV Tokyo. “It does not require you to build up an infrastructure to recharge your batteries, which is usually the case for most electric cars,” he added. Once the water is poured into the tank at the back of the car, the a generator breaks it down and uses it to create electrical power, TV Tokyo said. Whether the car makes it into showrooms remains to be seen. Genepax said it had just applied for a patent and is hoping to collaborate with Japanese auto manufacturers in the future. Most big automakers, meanwhile, are working on fuel-cell cars that run on hydrogen and emit — not consume — water. —————– Genepax, a Japanese company tested driving its water-powered car! Fuel hiking is killing mankind! Here comes the solution to the global oil crisis & pollution! This eco-friendly car that runs on nothing but water, has just been unvieled in Osaka, Japan! The company Genepax has done its research & development. Learn from Nature. It does not pollute. 75% of our planet earth is water. Lets start a Big Green Project for World Peace. The oil industry may not be receptive if we switch to water as this means a huge lost of revenue for them. Lets build an environment-friendly & peaceful green world. Future cars that really run on water only – is definitely here to stay. Watch for yourself later.
About Genepax Co.Ltd information : http://peswiki.com/index.php/Directory:Genepax_Co_Ltd
Genepax Co. Ltd website : http://www.genepax.co.jp/en/
Ditulis dalam Energi, Teknologi | Bertanda: genepax, invention, japan, water, water fuel | 2 Komentar »






















Dari 2 sumber yang ada, yaitu dari Kali Jengking (A1) dan Sumber (A2) ditampung kedalam Bak Penampung (B) dengan pipa diameter 2 “
Pada tiap-tiap RT, bak penampung berukuran lebar 1m, panjang 3m dan tinggi 2m menggunakan tanah warga yang telah dihibahkan dengan berdiri diatas tanah berukuran 2x3m. Meskipun jaraknya berjauhan akan tetapi pompa ini berhasil menaikkan air hingga ke tower meskipun beda tinggi pompa dengan lokasi tower sekitar ±20m. Diharapkan pompa ini dapat dimanfaatkan oleh 108 KK atau 709 orang di wilayah warga RW V yang hampir 80% nya dibawah garis kemiskinan. KSM Asoka dalam perhitungannya, dari pembuatan Pompa yang terdiri atas :

